Artikel
DESA KEDUNGWUNGU
Menurut cerita tutur dari tetua masyarakat, sejarah Desa Kedungwungu berasal dari seorang pengembara bijak dari Desa Sangkan Ayu bernama Singa Maharaja dengan membawa seorang anak kecil bernama radhu, ketika beliau sampai di suatu hutan yang di tengahnya ada danau ( Jawa : Kedung ) dengan dikelilingi ratusan pohon kayu Wungu. Karena sering menangis maka anak kecil tersebut diayun di dahan pohon Wungu sampai anak tersebut tertidur pulas. Lambat taun anak tersebut menjadi dewasa dan pengembara singa maharaja pun wafat. Untuk mengenang masa kecilnya yang selalu diayun di dahan kayu wungu dekat danau / Kedung maka mbah Radhu memberi nama daerah tersebut dengan nama “KEDUNGWUNGU”
Desa Kedungwungu, lama–kelamaan menjadi desa yang berkembang ramai. Apalagi dengan adanya pendatang yang ingin menetap dan tinggal di desa itu. Desa Kedungwungu pantas menjadi desa berkembang karena memiliki potensi alam yang baik dan terletak di antara perbukitan yang membuat Desa Kedungwungu menjadi nyaman. Kesejahteraan rakyat meningkat, dapat dilihat dari rumah-rumah warga yang dibuat dari beton dan telah memenuhi stándar kesehatan dan keindahan.Menurut cerita tutur dari tetua masyarakat, sejarah Desa Kedungwungu berasal dari seorang pengembara bijak dari Desa Sangkan Ayu bernama Singa Maharaja dengan membawa seorang anak kecil bernama radhu, ketika beliau sampai di suatu hutan yang di tengahnya ada danau ( Jawa : Kedung ) dengan dikelilingi ratusan pohon kayu Wungu. Karena sering menangis maka anak kecil tersebut diayun di dahan pohon Wungu sampai anak tersebut tertidur pulas. Lambat taun anak tersebut menjadi dewasa dan pengembara singa maharaja pun wafat. Untuk mengenang masa kecilnya yang selalu diayun di dahan kayu wungu dekat danau / Kedung maka mbah Radhu memberi nama daerah tersebut dengan nama “KEDUNGWUNGU”
Desa Kedungwungu, lama–kelamaan menjadi desa yang berkembang ramai. Apalagi dengan adanya pendatang yang ingin menetap dan tinggal di desa itu. Desa Kedungwungu pantas menjadi desa berkembang karena memiliki potensi alam yang baik dan terletak di antara perbukitan yang membuat Desa Kedungwungu menjadi nyaman. Kesejahteraan rakyat meningkat, dapat dilihat dari rumah-rumah warga yang dibuat dari beton dan telah memenuhi stándar kesehatan dan keindahan.
Demikian sejarah Desa Kedungwungu yang berhasil didokumentasikan.
Tabel 1.
Nama-Nama Kepala Desa Kedungwungu
(1935-2025)
|
No |
Periode |
Nama Kepala Desa |
Keterangan |
|
1 |
1935 - 1940 |
Sarnadi |
Kepala desa pertama |
|
2 |
1940 - 1950 |
Muad |
|
|
3 |
1950 - 1955 |
Kh. Busyeri |
|
|
4 |
1955 – 1965 |
H. Abdul Fatah |
|
|
5 |
1965 – 1975 |
Ahmad |
|
|
6 |
1975 - 1985 |
Syarifudin |
|
|
7 |
1985 – 1998 |
Masrur |
|
|
8
|
1998 – 2000 |
H. Syarifudin |
Wafat Sebelum Masa jabatan selesai |
|
9 |
2000 – 2007 |
Wasto |
|
|
10 |
2007 - 2019 |
Muchari, S.Pd.I |
|
|
11 |
2019 - Sekarang |
Abdul Mukhit |
|
Potensi Desa Kedungwungu

